Menimbang Siti Jenar

Pada abad ke-16 seorang wali Sufi harus menghadapi
tuduhan sesat oleh Majelis Hakim kerajaan Islam Demak. Gara-gara tuduhan
ini Syekh Siti Jenar alias Syekh Lemah Abang, sang wali, harus menjalani
hukuman mati dengan tikaman sebuah keris yang konon milik Sunan Jati
Cirebon. Referensi Islam Indonesia telah membukukan Syekh Siti Jenar
sebagai tokoh sesat yang membangkang terhadap kepemimpinan Walisanga.

Istilah kafir, murtad, zindik dan atheis adalah tuduhan yang akrab
dialamatkan kepadanya. Bahkan, dia telah menjadi simbol tokoh pembangkangan
terhadap sistem yang telah dianggap absah. Itu sebabnya, Syekh Siti Jenar
dinisbatkan sebagai tokoh kaum abangan — yang tak rela terhadap musnahnya
ajaran nenek moyang setelah datangnya Islam. Continue reading

Cokelat Untuk Kesehatan

Bukan berarti coklat bisa menambah usia anda atau ngasih nyawa lebih ke
anda,tapi yang benar coklat memiliki manfaat besar untuk kesehatan anda.
Hampir sebagian besar orang di dunia ini menyukai coklat, namun tidak
banyak yang tahu manfaat coklat bagi kesehatan tubuh anda. Tidak hanya
rasanya yang enak dan menggiurkan ternyata coklat juga mengandung zat-zat
yang bermanfaat bagi tubuh kita,bahkan banyak ahli merekomendasikan kita
untuk makan satu atau dua ons coklat setiap harinya. Berikut manfaat dari
coklat bagi tubuh kita, Continue reading

Legalisasi Neokolonialisme

Kita sudah punya cita-cita nasional yang sangat jelas: tata-masyarakat
adil dan makmur. Masyakat adil makmur, sebagai sebuah cita-cita,
memerlukan perjuangan untuk menciptakan dasar-dasarnya. Inilah yang,
menurut kami, disebut sebagai kepentingan nasional bangsa Indonesia:
segala upaya dan perbuatan untuk memastikan penyelenggaraan negara tetap
tertuju pada terminus ad quem: masyarakat adil makmur.

Pada kenyataannya, dalam proses penyelenggaraan negara saat ini, banyak
sekali kebijakan yang bertabrakan dengan kepentingan nasional. Pada
bulan Desember 2011 lalu, Partai Rakyat Demokratik (PRD) menggelar aksi
massa di kantor Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menuntut pencabutan
puluhan produk UU yang bertentangan dengan kepentingan nasional. Continue reading

Pemiskinan Koruptor dan SBY

Ujung dari kasus Gayus cukup melegakan: mafia pajak ini terancam
hukuman 22 tahun penjara plus `pemiskinan’. Soal pemiskinan ini,
pengadilan memerintahkan penyitaan uang milik Gayus sebesar Rp 72
milyar. Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan penyitaan asset
kekayaan Gayus lainnya, seperti mobil Honda Jazz, mobil Ford Everest,
rumah di Gading Park View, dan 31 batang emas masing-masing 100 gram.

Harapan publik seolah tertunaikan. SBY, yang sebelumnya terpojok soal
isu korupsi, langsung mendukung ide “pemiskinan koruptor” ini.
Baginya, penyitaan semua harta pelaku korupsi dinilai bisa memberikan
efek jera. Continue reading

Dibalik Kerajaan Saudi Arabia

Entah apa yang terjadi, namun hingga detik ini, Kerajaan Saudi Arabia, walau Makkah al-Mukaramah dan Madinah ada di dalam wilayahnya, tetap menjadi sekutu terdekat Amerika Serikat. Mereka tetap menjadi sahabat yang manis bagi Amerika.

Sebuah buku harian yang belum pernah diterbitkan memuat misi rahasia 100 tahun lalu yang dilakukan Letnan Kolonel TE Lawrence atau yang juga dikenal dengan ‘Lawrence of Arabia’, terkuak. Continue reading

Indonesia Tanpa FPI (?)

DALAM berbagai peristiwa selama ini FPI (Front Pembela Islam) di bawah pimpinan Habib Rizieq tersohor sebagai pelaku kekerasan –fisik maupun non fisik– di tengah masyarakat. FPI menjadi pelaku penggrebegan dan razia di tempat-tempat hiburan yang mereka anggap maksiat, serangan terhadap kegiatan unsur masyarakat lainnya yang mengekspresikan hak berserikat dan hak berpendapat seperti dalam Insiden Monas 1 Juni 2008 sampai serangan-serangan terhadap pengikut Ahmadiyah. Sesekali, FPI pun ambil peran sebagai ‘penengah’ dalam bentrokan fisik antara sekelompok masyarakat melawan Satpol PP akibat sengketa ‘makam’ Mbah Priok, April 2010. Continue reading