Pada abad ke-16 seorang wali Sufi harus menghadapi
tuduhan sesat oleh Majelis Hakim kerajaan Islam Demak. Gara-gara tuduhan
ini Syekh Siti Jenar alias Syekh Lemah Abang, sang wali, harus menjalani
hukuman mati dengan tikaman sebuah keris yang konon milik Sunan Jati
Cirebon. Referensi Islam Indonesia telah membukukan Syekh Siti Jenar
sebagai tokoh sesat yang membangkang terhadap kepemimpinan Walisanga.
Istilah kafir, murtad, zindik dan atheis adalah tuduhan yang akrab
dialamatkan kepadanya. Bahkan, dia telah menjadi simbol tokoh pembangkangan
terhadap sistem yang telah dianggap absah. Itu sebabnya, Syekh Siti Jenar
dinisbatkan sebagai tokoh kaum abangan — yang tak rela terhadap musnahnya
ajaran nenek moyang setelah datangnya Islam. Continue reading
Bukan berarti coklat bisa menambah usia anda atau ngasih nyawa lebih ke
Kita sudah punya cita-cita nasional yang sangat jelas: tata-masyarakat
DALAM berbagai peristiwa selama ini FPI (Front Pembela Islam) di bawah pimpinan Habib Rizieq tersohor sebagai pelaku kekerasan –fisik maupun non fisik– di tengah masyarakat. FPI menjadi pelaku penggrebegan dan razia di tempat-tempat hiburan yang mereka anggap maksiat, serangan terhadap kegiatan unsur masyarakat lainnya yang mengekspresikan hak berserikat dan hak berpendapat seperti dalam Insiden Monas 1 Juni 2008 sampai serangan-serangan terhadap pengikut Ahmadiyah. Sesekali, FPI pun ambil peran sebagai ‘penengah’ dalam bentrokan fisik antara sekelompok masyarakat melawan Satpol PP akibat sengketa ‘makam’ Mbah Priok, April 2010.